BUMI Catatkan Obligasi Rp612,75 Miliar, Bunga 7,25% Tenor Tiga Tahun
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan obligasi berkelanjutan I tahap IV tahun 2026 senilai Rp612,75 miliar di Bursa Efek Indonesia. Obligasi bertenor tiga tahun ini menawarkan bunga tetap 7,25 persen per tahun, dengan dana digunakan untuk pelunasan pinjaman berbunga tinggi dan modal kerja.
Saham BUMI Anjlok 12,9 Persen dalam Sepekan ke Level Rp216 (Foto:BUMI)
Emitenhub - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan obligasi berkelanjutan I tahap IV tahun 2026 senilai Rp612,75 miliar di Bursa Efek Indonesia pada Senin, 23 Februari 2026. Penerbitan ini merupakan bagian dari penawaran umum obligasi berkelanjutan I dengan target dana total Rp5 triliun.
Berdasarkan pengumuman Bursa Efek Indonesia, BUMI telah melaksanakan masa penawaran pada 12–13 Februari 2026. Obligasi tersebut memiliki tenor tiga tahun dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,25 persen per tahun.
Pembayaran bunga obligasi dijadwalkan setiap tiga bulan. Pembayaran bunga pertama akan dilakukan pada 20 Mei 2026, sementara pembayaran bunga terakhir sekaligus pelunasan pokok obligasi jatuh tempo pada 20 Februari 2029.
Dana hasil penawaran umum obligasi ini, setelah dikurangi biaya emisi, dialokasikan untuk dua kebutuhan. Sebesar Rp347,336 miliar digunakan untuk pembayaran dipercepat seluruh pokok pinjaman perseroan kepada lembaga pembiayaan non-bank dengan tingkat bunga 13 persen per tahun, sementara sisa dana dimanfaatkan sebagai modal kerja BUMI.
Dalam transaksi tersebut, PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), PT BCA Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, serta PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi. Adapun PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) ditunjuk sebagai wali amanat.


