Saham

BIPI Gandeng IKD–ENRG Jajaki Pasokan Gas untuk Mini LNG Plant

Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) menandatangani MoU dengan Indogas Kriya Dwiguna (IKD) yang berafiliasi dengan Kangean Energy Indonesia, anak usaha ENRG. Kerja sama ini membuka peluang penyaluran gas bumi untuk mendukung pengembangan Mini LNG Plant melalui entitas PAL.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
BIPI kerja sama gas bumi dan LNG dengan IKD dan ENRG

BIPI dan Grup Humpuss menjajaki lima proyek energi dan infrastruktur dengan capex USD1,5 miliar (Foto:BIPI)

Emitenhub.com - PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Indogas Kriya Dwiguna, entitas yang memiliki kesepakatan bersama dengan Kangean Energy Indonesia Ltd, anak usaha PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).

Kesepakatan tersebut terkait rencana kerja sama jual beli gas bumi guna mendukung pengembangan infrastruktur energi dan pemanfaatan gas alam domestik. Kerja sama ini menjadi langkah awal potensi penyaluran gas dari IKD kepada BIPI melalui entitas anak tidak langsungnya, Para Amartha LNG, untuk mendukung pengolahan gas alam cair melalui fasilitas Mini LNG Plant.

Rencana kerja sama tersebut mencakup pembahasan sumber pasokan, volume indikatif, kualitas gas, skema penyaluran, serta kajian teknis atas fasilitas Mini LNG milik PAL untuk memastikan kelayakan operasional dan keberlanjutan pasokan energi. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) dalam memperkuat portofolio bisnis energi sekaligus meningkatkan pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Direktur Utama Astrindo Nusantara Infrastruktur, Ray Anthony Gerungan, menegaskan penandatanganan MoU tersebut merupakan langkah awal bagi perseroan untuk memperluas ekosistem bisnis gas dan LNG. Langkah ini juga diarahkan untuk memperkuat sinergi dengan mitra strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Perseroan menyampaikan bahwa MoU ini masih bersifat kesepahaman awal sebagai kerangka kerja sama yang membuka ruang pembahasan lanjutan. Meski demikian, kesepakatan tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi potensi kerja sama jangka panjang di sektor gas bumi dan infrastruktur energi.

Iklan