PANI Gelar Rights Issue Jumbo Senilai Rp15,7 Triliun, BEI Tetapkan Harga Teoretis Rp13.850
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menggelar rights issue jumbo senilai hingga Rp15,7 triliun dengan harga pelaksanaan Rp12.975 per saham. BEI menetapkan harga teoretis PANI di Rp13.850 mulai 8 Desember 2025. Jumlah saham baru meningkat menjadi maksimal 1,21 miliar lembar, dan periode pelaksanaan berlangsung pada 12–18 Desember 2025.
Gedung Bursa Efek Indonesia terkait pengumuman perubahan papan perdagangan saham
Emitenhub - Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan harga teoretis saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sebesar Rp13.850 per saham, berlaku mulai perdagangan Senin, 8 Desember 2025.
Penetapan tersebut terkait dengan aksi korporasi Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue yang sedang dilaksanakan perseroan.
Kebijakan ini juga merujuk pada Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas serta surat PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) No. 238/PIK2-PANI/OJK/CORSEC/XII/2025 tertanggal 1 Desember 2025.
Dalam keterbukaan informasi, Selasa (9/12/2025), BEI menjelaskan bahwa rasio HMETD PANI adalah 50.831 : 3.646. Artinya, setiap pemegang 50.831 saham lama PANI memperoleh 3.646 HMETD yang dapat digunakan untuk membeli 3.646 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp12.975 per saham.
Harga saham PANI pada akhir Cum di Pasar Reguler pada 8 Desember 2025 tercatat sebesar Rp13.900.
Dengan demikian, harga teoretis yang menjadi pedoman tawar-menawar serta dasar perhitungan Indeks Harga Saham BEI dan Indeks Harga Saham Individual dihitung menggunakan formula berikut:
Harga Teoretis =
((Rp13.900 × 50.831) + (Rp12.975 × 3.646)) / (50.831 + 3.646) = Rp13.838,092
Harga teoretis saham PANI yang dicantumkan di JATS untuk Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 9 Desember 2025 kemudian disesuaikan dengan fraksi harga menjadi Rp13.850.
Selain itu, BEI juga menetapkan penyesuaian Harga Dasar untuk penghitungan Indeks Harga Saham Individual PANI dengan formula:
Harga Dasar Baru = (13.850 / 13.900) × 7.669 = 7,641.
Sebagai informasi, PANI kembali mengumumkan perubahan jadwal rights issue yang akan berlangsung pada 12–18 Desember 2025.
Aksi korporasi jumbo ini berpotensi menghimpun dana hingga Rp15,7 triliun, bergantung pada tingkat partisipasi pemegang saham publik.
Dalam keterbukaan informasi Senin (1/12/2025), PANI menjelaskan bahwa jadwal cum rights di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 8 Desember 2025, disusul periode perdagangan dan pelaksanaan rights pada pertengahan Desember.
Perseroan juga merevisi jumlah saham baru yang diterbitkan menjadi maksimal 1,21 miliar saham, meningkat dari rencana sebelumnya sebanyak 1,12 miliar saham.
Sementara itu, harga pelaksanaan baru ditetapkan sebesar Rp12.975 per saham, atau turun 3,7 persen dibandingkan keterbukaan informasi sebelumnya di level Rp15.000 per saham.


