Saham

IHSG Terkoreksi Tipis, Sejumlah Saham ARA di Tengah Ramai Transaksi

IHSG hari ini terkoreksi tipis 0,16% ke level 8.697,01 pada sejam pertama perdagangan, meski sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa intraday. Aktivitas di Bursa Efek Indonesia tetap ramai dengan nilai transaksi Rp 7,47 triliun, sementara sejumlah saham menyentuh auto rejection atas (ARA) dan sebagian lain masuk daftar top losers.

2 menit membaca
T
Oleh Tim Redaksi EmitenHub
IHSG hari ini turun tipis dengan sejumlah saham menyentuh auto rejection atas

Rencana ekspansi tambang PT Techno9 Indonesia Tbk di Mongolia

Emitenhub - Indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 13,68 poin atau 0,16% ke level 8.697,01 pada satu jam pertama perdagangan Selasa (8/12/2025). IHSG hari ini bergerak bervariasi di rentang 8.680–8.749 dan sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) secara intraday.

Pada saat bersamaan, sejumlah saham justru menyentuh batas auto rejection atas (ARA) dan masuk jajaran top gainers, salah satunya RLCO.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 16,23 miliar saham telah diperdagangkan dalam satu jam pertama, dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,47 triliun dan frekuensi 1.043.688 kali.

Terdapat 246 saham yang menguat, 366 saham melemah, dan 183 saham stagnan. Pada periode yang sama, indeks saham berkapitalisasi besar LQ45 terkoreksi 0,23%.

Pada sejam perdagangan, pergerakan indeks saham global tercatat bervariasi. Hang Seng (Hong Kong) turun 0,78% dan Shanghai (China) melemah 0,17%. Sementara itu, Nikkei (Jepang) menguat 0,21% dan Straits Times (Singapura) naik 0,21%.

Sementara itu, sejumlah saham justru menyentuh batas auto rejection atas (ARA) dan masuk daftar top gainers, dengan kenaikan harga lebih dari 24%.

Saham-saham ARA tersebut antara lain PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) yang melonjak 25% menjadi Rp 775, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) naik 24,78% ke Rp 282, PT Hotel Fitra International Tbk (FIIT) menguat 24,63% menjadi Rp 835, dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) terapresiasi 24,32% ke Rp 690.

Sebaliknya, terdapat lima saham dengan koreksi terdalam yang masuk daftar top losers. Saham PT Andalan Sakt Primaindo Tbk (ASPI) memimpin penurunan dan menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) setelah anjlok 14,61% ke Rp 760.

Berikutnya, saham PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV) turun 9,89% ke Rp 82, PT Golden Flower Tbk (POLU) terkoreksi 7,39% menjadi Rp 23.800, PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) melemah 6,88% ke Rp 1.285, dan PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) turun 6,32% ke Rp 178.

Iklan