Saham

EMAS Mulai Produksi Tambang Pani, Targetkan Produksi Emas 115 Ribu Ons pada 2026

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) memulai produksi emas di Tambang Emas Pani pada Februari 2026. Perseroan menargetkan produksi 100–115 ribu ons emas sepanjang 2026 setelah proyek memasuki fase operasi komersial.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Aktivitas operasional Tambang Emas Pani milik Merdeka Gold Resources (EMAS)

Aktivitas pengeboran dalam di Tambang Emas Pani milik Merdeka Gold Resources untuk menambah sumber daya emas (Foto:MDKA)

Emitenhub.com - Tambang Emas Pani memasuki fase produksi emas, menandai perubahan tahap operasional PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dari fase pembangunan menuju produksi komersial. Perusahaan kini memfokuskan perhatian pada stabilitas produksi setelah proyek tersebut mulai menghasilkan emas.

Presiden Direktur EMAS Boyke Poerbaya Abidin menyampaikan fokus utama perseroan saat ini adalah memastikan proses ramp-up berjalan optimal. Tujuannya agar Tambang Emas Pani dapat mencapai tingkat produksi yang ditargetkan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan resmi pada Jumat (13/3/2026).

Pembangunan proyek yang dimulai pada 2022 hingga tercapainya produksi emas perdana pada Februari 2026 disebut telah membentuk fondasi operasional bagi langkah perseroan selanjutnya.

Boyke juga menyebut proyek Pani memiliki basis sumber daya emas yang besar serta potensi umur tambang jangka panjang. Dengan dimulainya produksi, perseroan memasuki fase baru yang diarahkan untuk memperkuat kinerja operasional dan finansial serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Selama pengembangan proyek, perseroan memperoleh dukungan pembiayaan dari induk usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Dukungan tersebut memungkinkan pembangunan proyek berlangsung lebih efisien sebelum perseroan melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO).

Dalam prospektus disebutkan bahwa setelah IPO, perseroan melakukan penyesuaian struktur permodalan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengelolaan neraca agar lebih optimal.

Tambang Emas Pani diperkirakan memiliki sumber daya mineral lebih dari 7 juta ounce emas. Operasi tambang ini dirancang menggunakan metode tambang terbuka dengan proses heap leach. Kapasitas pengolahan juga berpotensi meningkat secara bertahap melalui pengembangan fasilitas Carbon-in-Leach yang direncanakan mulai berproduksi pada 2028.

Sepanjang tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025, aktivitas utama PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) difokuskan pada penyelesaian pembangunan Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Proyek tersebut merupakan tambang emas utama yang menjadi basis pengembangan operasional perseroan.

Setelah sejumlah fasilitas pengolahan dan infrastruktur tambang rampung, Tambang Emas Pani mulai menghasilkan emas pada Februari 2026. Pada periode yang sama, perseroan juga menandatangani Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) dengan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM).

Boyke menyampaikan bahwa kinerja keuangan tahun buku 2025 masih mencerminkan fase konstruksi proyek sehingga laba bersih perseroan tercatat negatif. Pengiriman emas perdana kepada PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah direalisasikan pada 27 Februari 2026.

Penjualan emas pertama perseroan diperkirakan mulai tercatat pada kuartal I-2026. Boyke menyebut dukungan harga emas yang kondusif serta struktur biaya produksi yang kompetitif menjadi faktor penting bagi penguatan kinerja.

Untuk tahun 2026, perseroan menargetkan produksi emas di kisaran 100 ribu hingga 115 ribu ons.

Iklan