Saham

ADRO Hentikan Buyback 2025 Mulai 16 April 2026, Siap Luncurkan Program Baru Tahun Depan!

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) resmi menghentikan program buyback saham 2025 per 16 April 2026. Langkah ini memastikan tidak ada tumpang tindih dengan rencana buyback baru 2026 yang akan diajukan ke pemegang saham. Operasional perseroan tetap normal dan saham ADRO naik 1,20 persen ke Rp2.540 pada Jumat (17/4/2026).

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
ADRO hentikan program buyback saham 2025 mulai 16 April 2026

ADRO bagikan dividen tunai USD447,5 juta dari laba 2025 disetujui RUPS (Foto:ADRO)

Emitenhub.com - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menghentikan program pembelian kembali saham atau buyback untuk periode 2025.

Langkah strategis ini diambil perseroan untuk memastikan transisi yang lancar menuju program buyback baru pada 2026.

Keputusan penghentian tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia pada 16 April 2026.

ADRO mengakhiri masa berlaku program sebelumnya sesuai Peraturan OJK Nomor 29 Tahun 2023. Tujuannya menghindari tumpang tindih dengan agenda yang akan segera dilaksanakan.

Sekretaris Perusahaan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, Maharani Cindy Opssedha, menjelaskan bahwa penghentian ini merupakan bagian dari prosedur teknis perusahaan.

Ia menegaskan penghentian program buyback 2025 dilakukan agar tidak beririsan dengan rencana buyback tahun 2026 yang akan diajukan kepada pemegang saham.

“Perseroan akan menghentikan pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Perseroan 2025 terhitung sejak tanggal 16 April 2026 agar pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Perseroan 2026 tidak beririsan atau bersamaan dengan periode pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Perseroan 2025,” ujar Maharani Cindy Opssedha dalam keterangan tertulis.

Program buyback 2025 sebelumnya direncanakan berlangsung hingga 2 Juni 2026. Namun perseroan memilih menutupnya lebih awal karena rencana buyback baru 2026 akan berjalan selama 12 bulan ke depan.

Langkah ini menjaga tata kelola perusahaan yang baik sekaligus memberikan kepastian hukum bagi investor pasar modal.

Manajemen memastikan keputusan penghentian buyback tidak menimbulkan tekanan atau gangguan terhadap operasional dan kondisi finansial perseroan.

Aktivitas pertambangan, logistik, dan jasa penunjang anak perusahaan ADRO tetap berjalan normal. Tidak ada kendala hukum maupun finansial yang berarti hingga saat ini.

“Tidak ada dampak yang signifikan atas informasi terkait penghentian Pembelian Kembali Saham Perseroan 2025 ini terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan,” tambah Cindy.

Saham ADRO menunjukkan pergerakan positif pada perdagangan sesi I Jumat (17 April 2026). Harga saham berada di level Rp2.540 atau naik 1,20 persen.

ADRO menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini 17 April 2026. Rapat tersebut meminta persetujuan langsung pemegang saham atas rencana besar perseroan tahun ini termasuk peluncuran program buyback saham 2026.

Iklan