Saham

RMKE Tebar Dividen Rp30 per Saham, Yield 0,96% dan Bisnis Logistik Batu Bara Tetap Pede

PT RMK Energy Tbk (RMKE) menyetujui pembagian dividen tunai Rp130,9 miliar atau Rp30 per saham untuk tahun buku 2025. Perseroan tetap optimistis menjaga pertumbuhan melalui bisnis jasa logistik batu bara terintegrasi dan penjualan batu bara.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
RMKE membagikan dividen Rp30 per saham dari laba bersih tahun buku 2025

RMKE membagikan dividen Rp30 per saham dari laba bersih tahun buku 2025 (Foto:RMKE)

Emitenhub.com -PT RMK Energy Tbk (RMKE), emiten jasa logistik batu bara, menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp130,9 miliar atau Rp30 per saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta pada Rabu, 21 Mei 2026.

Dividen tersebut setara 54,1 persen dari laba bersih 2025. Dengan harga saham RMKE di level Rp3.140 pada perdagangan intraday Kamis, 21 Mei 2026, dividend yield perseroan tercatat 0,96 persen.

Direktur Utama RMKE, Vincent Saputra, menyampaikan perseroan terus menjaga fundamental bisnis yang sehat di tengah dinamika industri batu bara dan kondisi ekonomi global. Menurutnya, pembagian dividen ini mencerminkan apresiasi perseroan kepada pemegang saham sekaligus komitmen menjaga pertumbuhan jangka panjang.

RUPST RMKE juga menyetujui pengangkatan kembali jajaran Direksi dan Dewan Komisaris untuk masa jabatan berikutnya.

Vincent Saputra menyampaikan RMKE tetap optimistis terhadap kinerja ke depan dengan dukungan dua mesin pendapatan dari jasa hulu dan hilir. Perseroan akan fokus menambah volume jasa melalui penambahan klien baru serta meningkatkan penjualan batu bara dari tambang yang telah terhubung dengan hauling road.

RMKE merupakan penyedia jasa logistik batu bara terintegrasi berbasis kereta api. Layanan perseroan mencakup hauling road sepanjang 38 km dari tambang ke Stasiun Muat Gunung Megang, fasilitas bongkar di Stasiun Simpang, serta hauling road 8 km menuju Pelabuhan Musi 2 Kramasan.

Perseroan juga memiliki segmen penjualan batu bara dari tambang milik sendiri, yakni PT Truba Bara Banyu Enim, tambang grup, serta pihak ketiga.

Iklan