International

Ekspor Jepang Melonjak 14,8%, Chip Semikonduktor Jadi Mesin Utama

Ekspor Jepang naik 14,8 persen pada April 2026 dan mencatat kenaikan selama delapan bulan berturut-turut. Lonjakan ekspor ditopang permintaan chip semikonduktor, produk medis, barang kertas, dan mesin listrik.

1 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ekspor Jepang April 2026 melonjak ditopang permintaan chip semikonduktor

Inflasi Jepang April 2026 melambat ke 1,4 persen dengan harga pangan turun ke laju terendah 18 bulan

Emitenhub.com - Ekspor Jepang melonjak 14,8 persen pada April 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dilansir dari AP pada Kamis, 21 Mei 2026, ekspor Jepang telah meningkat selama delapan bulan berturut-turut.

Kinerja ekspor tetap kuat di tengah gangguan pasokan minyak dan gas akibat perang di Iran. Dorongan utama berasal dari permintaan chip semikonduktor yang masih solid.

Data Kementerian Keuangan Jepang menunjukkan ekspor chip semikonduktor melonjak hampir 42 persen pada bulan lalu.

Impor Jepang juga naik 9,7 persen pada April 2026. Meski demikian, neraca perdagangan tetap mencatat surplus sebesar 301,9 miliar yen atau sekitar Rp33,5 triliun.

Selain chip, ekspor produk medis, barang kertas, dan mesin listrik turut menopang kinerja ekspor Jepang pada April. Kontribusi sejumlah produk tersebut memperkuat laju perdagangan luar negeri negara itu.

Berdasarkan mitra dagang, ekspor Jepang ke China naik 15,5 persen. Ekspor ke Amerika Serikat juga meningkat 9,5 persen.

Dari sisi impor, pengiriman barang dari China ke Jepang naik 15 persen. Impor dari Amerika Serikat melonjak 23 persen.

Iklan