International

Ekonomi Israel Kontraksi 3,3%, Dampak Perang Iran Mulai Menekan PDB

Produk domestik bruto Israel menyusut 3,3 persen secara kuartalan yang disetahunkan pada kuartal I-2026. Kontraksi tersebut dipengaruhi dampak perang di Iran, penurunan konsumsi swasta, serta berkurangnya aktivitas masyarakat selama konflik berlangsung.

1 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ekonomi Israel kontraksi pada kuartal I 2026 akibat dampak perang Iran dan ketegangan Timur Tengah

Ekonomi Israel kontraksi pada kuartal I 2026 akibat dampak perang Iran dan ketegangan Timur Tengah

Emitenhub.com - Produk domestik bruto (PDB) Israel menyusut 3,3 persen secara kuartalan yang disetahunkan pada kuartal I-2026.

Dilansir dari Xinhua pada Senin, 18 Mei 2026, capaian tersebut berbalik dari pertumbuhan 2,9 persen yang tercatat pada kuartal IV-2025.

Aktivitas bisnis Israel terkontraksi 3,1 persen pada kuartal pertama 2026. Kondisi ini berbalik dari ekspansi 5,4 persen pada triwulan sebelumnya.

Konsumsi swasta turun 4,7 persen pada awal 2026. Penurunan ini berlanjut setelah konsumsi rumah tangga melemah 4,6 persen pada akhir 2025.

Biro Statistik Israel mengaitkan kontraksi tersebut dengan dampak perang di Iran yang berlangsung sejak 28 Februari hingga gencatan senjata pada 8 April.

Analis menyebut laju pertumbuhan PDB turut dipengaruhi pengerahan pasukan cadangan militer secara luas. Aktivitas ekonomi juga tertahan karena sebagian besar warga Israel mengurangi kegiatan di luar rumah selama perang.

Meski gencatan senjata telah berlaku, risiko konflik terbuka antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat masih membayangi. Kebuntuan dalam negosiasi damai membuat ketegangan geopolitik tetap menjadi faktor yang perlu dicermati pasar.

Iklan