Market

BBRI Salurkan Sustainable Loans Rp811,9 Triliun, 60,5% dari Total Kredit

BRI mencatat portofolio sustainable loans sebesar Rp811,9 triliun hingga akhir 2025 atau setara 60,5% dari total kredit. Pembiayaan ini mencakup social loans dan green loans yang mendukung ekonomi inklusif dan ramah lingkungan.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
BRI BBRI salurkan sustainable loans Rp811,9 triliun untuk ekonomi hijau dan inklusif

BBRI Raih Laba Bersih Rp15,5 Triliun pada Kuartal I 2026 (Foto:BBRI)

Emitenhub.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terus memperkuat penyaluran pembiayaan berkelanjutan sebagai bagian dari dukungan terhadap ekonomi hijau dan inklusif. Hingga akhir Desember 2025, portofolio sustainable loans BRI tercatat mencapai Rp811,9 triliun.

Nilai tersebut setara dengan 60,5% dari total portofolio pinjaman BRI. Penyaluran pembiayaan difokuskan pada kegiatan yang memiliki dampak sosial dan lingkungan.

Inisiatif ini selaras dengan komitmen pemerintah dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). BRI juga memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif di berbagai daerah.

Portofolio sustainable loans BRI didominasi oleh social loans sebesar Rp718,7 triliun. Pembiayaan tersebut disalurkan untuk kredit mikro, pembiayaan UMKM, serta kredit perumahan bersubsidi.

Pembiayaan tersebut diarahkan untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat. Program ini juga mendukung pemerataan kesempatan ekonomi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, portofolio green loans BRI mencapai Rp93,2 triliun hingga akhir 2025. Pembiayaan tersebut disalurkan ke berbagai proyek yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Sejumlah sektor yang memperoleh pembiayaan meliputi energi terbarukan, efisiensi energi, pencegahan dan pengendalian polusi, serta pengelolaan lahan berkelanjutan. Pembiayaan juga mengalir ke transportasi hijau, eco-efficient product, green building, serta berbagai proyek ramah lingkungan lainnya.

Dari sisi pendanaan, BRI turut mengembangkan skema Sustainable Wholesale Funding. Hingga akhir Desember 2025, nilai pendanaan berkelanjutan tersebut tercatat mencapai Rp45,6 triliun.

Direktur Network & Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, menyatakan prinsip keberlanjutan telah terintegrasi dalam arah strategis jangka panjang Perseroan.

“Keberlanjutan di BRI tidak hanya berorientasi pada pemenuhan regulasi, tetapi telah menjadi bagian integral dari strategi pertumbuhan Bank,” ujar Aquarius Rudianto.

BRI juga memperoleh sejumlah pengakuan dari lembaga pemeringkat ESG internasional. Perseroan mencatat skor 74 dari 100 pada Corporate Sustainability Assessment (CSA) 2025 yang dirilis S&P Global.

BRI turut tercatat sebagai Sustainability Yearbook Member selama empat tahun berturut-turut pada periode 2023–2026. Selain itu, lembaga pemeringkat Sustainalytics menempatkan BRI dalam kategori Low ESG Risk, sementara MSCI memberikan peringkat A atas kinerja ESG Perseroan.

Iklan