Saham

PTBA Perkuat Kapasitas Angkutan Batu Bara, Progres CHF dan TLS 6–7 Tembus 81%

PT Bukit Asam Tbk memperkuat kapasitas angkutan batu bara melalui pembangunan Coal Handling Facility dan Train Loading Station 6–7 yang progresnya telah melampaui 80 persen. Penguatan logistik ini ditujukan untuk menjaga keandalan pasokan domestik sekaligus mendukung agenda ketahanan energi nasional.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
PTBA memperkuat kapasitas angkutan batu bara melalui proyek CHF dan TLS

PTBA catat laba bersih Rp801,79 miliar pada kuartal I 2026 (Foto:PTBA)

Emitenhub - Sebagai bagian dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang berada di bawah holding pertambangan MIND ID, perseroan terus memperkuat kapasitas angkutan batu bara. Penguatan sisi logistik tersebut diarahkan untuk menjaga keandalan pasokan batu bara yang berkelanjutan dalam mendukung agenda ketahanan energi nasional.

Saat ini, kapasitas produksi batu bara PTBA tercatat sebesar 43 juta ton per tahun. Perseroan menargetkan peningkatan kapasitas hingga 100 juta ton per tahun dalam rentang tiga hingga empat tahun mendatang.

Sebagian besar produksi tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. Sekitar 52 persen output digunakan untuk pasokan listrik dalam negeri, sementara kebutuhan batu bara domestik masih menjadi penopang utama seiring pertumbuhan konsumsi listrik, ekspansi industri manufaktur, serta pengembangan kegiatan hilirisasi.

Untuk menjaga kelancaran distribusi, Bukit Asam menggarap pembangunan fasilitas Coal Handling Facility dan Train Loading Station 6–7 di jalur angkutan relasi Tanjung Enim–Kramasan. Kehadiran fasilitas tersebut ditujukan untuk menambah kapasitas angkutan batu bara hingga 20 juta ton per tahun.

Hingga 31 Januari 2026, progres pembangunan Coal Handling Facility dan Train Loading Station 6–7 tercatat mencapai 80,81 persen. Untuk menjaga keberlanjutan proyek, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah mengamankan fasilitas pendanaan senilai Rp3,56 triliun yang bersumber dari tiga bank HIMBARA.

Direktur Strategi Hilirisasi dan Ekosistem Mineral MIND ID, Tedy Badrujaman, menyampaikan bahwa kedaulatan energi merupakan kebutuhan strategis bagi Indonesia sebagai negara dengan cadangan energi yang besar. Ia menegaskan MIND ID terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

“Proyek ini menjadi fondasi penting bagi penguatan ketahanan energi nasional dan akan dikawal penyelesaiannya sesuai rencana,” ujar Tedy Badrujaman melalui keterangan resmi, Senin (16/2/2026).

Ia menambahkan, melalui pilar strategis optimalisasi logistik, PTBA akan terus didorong menjadikan peningkatan kapasitas angkutan sebagai prioritas utama.

“Kami berharap kapasitas angkutan batu bara PTBA dapat meningkat melalui proyek ini, sehingga kontribusi perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional semakin kuat,” tuturnya.

Iklan