Petrosea (PTRO) Akuisisi Dua Perusahaan Pelabuhan, Perkuat Integrasi Pit-to-Port
PT Petrosea Tbk (PTRO) mengakuisisi dua perusahaan jasa kepelabuhanan, PT Vista Maritim Asia dan PT Nusantara Arung Samudera, melalui anak usahanya. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat integrasi rantai nilai pit-to-port guna mendukung ekspansi usaha perseroan.
SINI Rights Issue 721,5 Juta Saham untuk Akuisisi Tambang Batu Bara Rp1,7 Triliun dari PTRO (Foto:PTRO)
Emitenhub - PT Petrosea Tbk (PTRO), emiten yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu, mengumumkan langkah akuisisi atas dua perusahaan, yakni PT Nusantara Arung Samudera dan PT Vista Maritim Asia.
Pengambilalihan tersebut dilakukan melalui entitas anak perseroan, PT Petrosindo Sinergi Alur, sebagai bagian dari struktur transaksi yang disiapkan Petrosea.
Sekretaris Perusahaan Petrosea Anto Broto menjelaskan, pada 24 Februari 2026 PTRO melalui Petrosindo Sinergi Alur (PSA) telah menandatangani perjanjian pembelian 55% saham PT Vista Maritim Asia (VMA), yang terdiri atas 50% saham milik Lius Kastomo dan 5% saham milik Jalu Yogo Santoso, dari seluruh modal ditempatkan dan disetor VMA.
Anto menyampaikan, PT Vista Maritim Asia (VMA) bergerak di bidang aktivitas pelayanan kepelabuhanan laut, sehingga akuisisi tersebut diarahkan untuk memperkuat sinergi operasional melalui integrasi rantai nilai pit-to-port guna mendukung ekspansi usaha perseroan.
Ia menambahkan, total nilai pembelian saham VMA dalam transaksi tersebut tercatat sebesar Rp550 juta.
Selain transaksi tersebut, pada 24 Februari PSA juga menandatangani perjanjian pembelian 55% saham PT Nusantara Arung Samudera (NAS), yang terdiri atas 45% saham milik Karen Nathani dan 10% saham milik Maifian Juni Candra, dari seluruh modal ditempatkan dan disetor NAS.
Anto menyampaikan, PT Nusantara Arung Samudera (NAS) juga bergerak di bidang aktivitas pelayanan kepelabuhanan laut. Akuisisi tersebut ditujukan untuk memperkuat sinergi operasional melalui integrasi rantai nilai pit-to-port dalam mendukung ekspansi usaha perseroan.
Nilai pembelian saham NAS dalam transaksi tersebut ditetapkan sebesar Rp550 juta.
Pasca transaksi, struktur kepemilikan saham PT Vista Maritim Asia (VMA) menjadi PT Petrosindo Sinergi Alur (PSA) sebesar 55%, PT Adamas Indonesia Energi (AIE) 31,5%, dan PT Wisesa Maritim Nusantara (WMN) 13,5%. Komposisi kepemilikan yang sama juga berlaku pada NAS, dengan PSA menguasai 55% saham, AIE 31,5%, serta WMN 13,5%.


