Laba SMAR Melonjak 103% ke Rp2,58 Triliun, EPS Tembus Rp900
SMAR membukukan lonjakan laba bersih 103% menjadi Rp2,58 triliun pada 2025. Kenaikan ini mendorong EPS ke Rp900, ditopang pertumbuhan penjualan dan peningkatan laba usaha.
Kinerja keuangan SMAR 2025 laba bersih naik 103 persen (Foto:SMAR)
Emitenhub.com - Kinerja keuangan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) hingga 31 Desember 2025 menunjukkan lonjakan signifikan dengan laba bersih mencapai Rp2,58 triliun, tumbuh 103,14 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,27 triliun. Kenaikan itu mendorong laba per saham dasar menjadi Rp900 dari sebelumnya Rp445. Bagi investor, perbaikan ini memperkuat posisi profitabilitas perseroan.
Penjualan bersih tercatat Rp86,94 triliun atau naik 10,28 persen dari Rp78,83 triliun pada periode sebelumnya. Beban pokok penjualan meningkat menjadi Rp76,73 triliun dari Rp70,82 triliun. Laba kotor terhimpun Rp10,21 triliun, lebih tinggi dari Rp8,01 triliun pada tahun sebelumnya.
Total beban usaha mencapai Rp6,62 triliun dari sebelumnya Rp5,98 triliun. Rinciannya, beban penjualan sebesar Rp5,08 triliun dari Rp4,51 triliun dan beban umum serta administrasi Rp1,53 triliun dari Rp1,47 triliun. Laba usaha tercatat Rp3,58 triliun, melonjak dari Rp2,02 triliun.
Kontribusi dari entitas asosiasi menghasilkan laba Rp141,42 miliar, lebih tinggi dari Rp103,61 miliar pada periode sebelumnya. Pendapatan bunga tercatat Rp20,62 miliar, turun dari Rp35,68 miliar. Rugi selisih kurs membesar menjadi Rp236,71 miliar dari Rp168,31 miliar. Beban bunga dan keuangan lainnya menyusut ke Rp1,04 triliun dari Rp1,18 triliun.
Laba bersih tahun berjalan sebesar Rp2,58 triliun. Pada akhir periode, total ekuitas tercatat Rp22,43 triliun, meningkat dari Rp19,88 triliun. Liabilitas turun menjadi Rp22,76 triliun dari Rp25,45 triliun, sementara total aset berada di Rp45,2 triliun dibandingkan Rp45,33 triliun pada akhir 2024.


