Saham

Rahayu Saraswati Jual 48,97 Juta Saham TRIN, Kantongi Dana Rp53,5 Miliar

Komisaris PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) Rahayu Saraswati melepas 48,97 juta saham secara bertahap sejak Desember 2025 hingga Februari 2026. Dari transaksi tersebut, Sara mengantongi dana sekitar Rp53,52 miliar.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Transaksi penjualan saham TRIN oleh Rahayu Saraswati melalui entitas investasi

Transaksi penjualan saham TRIN oleh Rahayu Saraswati melalui entitas investasi (Foto:TRIN)

Emitenhub.com - Rahayu Saraswati tercatat mengurangi kepemilikan saham PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN). Komisaris perseroan sekaligus keponakan Presiden Prabowo Subianto itu melepas 48.971.628 saham atau sekitar 48,97 juta lembar melalui serangkaian transaksi di pasar.

Aksi divestasi tersebut dilakukan secara bertahap dalam tujuh transaksi yang berlangsung sejak 19 Desember 2025 hingga 5 Februari 2026. Selama periode itu, penjualan saham terjadi pada rentang harga Rp850 hingga Rp1.875 per saham. Dari rangkaian transaksi tersebut, Sara sapaan Rahayu Saraswati mengantongi dana sekitar Rp53,52 miliar.

Dalam rincian transaksi, pada 19 Desember 2025 Sara menjual 10 ribu saham dengan harga Rp850 per lembar senilai Rp8,5 juta. Selanjutnya pada 30 Desember 2025 ia melepas 350 ribu saham di harga Rp1.135 per saham dengan nilai transaksi Rp397,25 juta. Pada 2 Januari 2026, sebanyak 250 ribu saham kembali dijual pada harga Rp1.250 per saham dengan nilai sekitar Rp312,5 juta.

Selanjutnya, pada 5 Januari 2026 Sara menjual 1,3 juta saham dengan harga Rp1.395 per lembar senilai Rp1,81 miliar. Kemudian pada 7 Januari 2026 ia kembali melepas 400 ribu saham di harga Rp1.875 per lembar dengan nilai transaksi Rp750 juta. Transaksi berikutnya berlangsung pada 20 Januari 2026 ketika sebanyak 150 ribu saham dijual pada harga Rp1.650 per lembar senilai Rp247,5 juta.

Transaksi terbesar terjadi pada 5 Februari 2026 dengan penjualan 46.511.628 saham pada harga Rp1.075 per lembar senilai sekitar Rp50 miliar. Setelah rangkaian transaksi tersebut, kepemilikan Sara melalui Raksaka Satya Devya tersisa 133,08 juta saham atau setara 2,92 persen, turun dari sebelumnya 182,05 juta saham atau sekitar 4 persen.

Sebelumnya, pada 16 Desember 2025 Sara tercatat membeli 182,05 juta saham TRIN pada harga Rp200 per saham dengan nilai transaksi Rp36,41 miliar. Dengan rangkaian transaksi tersebut, divestasi saham Perintis Triniti Properti melalui Raksaka Satya Devya sementara menghasilkan keuntungan sekitar Rp17,11 miliar.

Di sisi lain, Sara melalui entitas Rada Saraswati Surya tercatat masih menggenggam 45.514.573 saham atau sekitar 45,51 juta lembar. Jumlah tersebut setara dengan sekitar satu persen kepemilikan di PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN).

Dengan demikian, melalui dua entitas tersebut—Raksaka Satya Devya dan Rada Saraswati Surya—Sara kini menguasai sekitar 178,6 juta saham. Kepemilikan itu setara dengan sekitar 3,92 persen dari total saham perseroan.

Pada akhir pekan lalu, saham TRIN ditutup di level Rp760 per saham setelah terkoreksi 75 poin atau sekitar 8,98 persen.

Sejak awal tahun, harga saham TRIN telah turun 490 poin atau sekitar 39,20 persen dibandingkan posisi penutupan pada 2 Januari 2026 yang berada di level Rp1.250 per saham.

Iklan