Saham

MSCI Bekukan Perhitungan GOTO, Risiko Didepak dari Indeks Global Makin Besar

MSCI memberikan perlakuan khusus terhadap saham GOTO akibat likuiditas yang sangat rendah dan stagnan di level Rp50. Kondisi tersebut membuat MSCI membekukan sejumlah parameter indeks, sementara MNC Sekuritas menilai risiko penghapusan GOTO dari indeks global dapat muncul pada review Agustus 2026.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Pergerakan saham GOTO stagnan di Rp50 saat MSCI memberikan perlakuan khusus akibat likuiditas rendah

Pergerakan saham GOTO stagnan di Rp50 saat MSCI memberikan perlakuan khusus akibat likuiditas rendah (Foto:GOTO)

Emitenhub.com - Likuiditas yang membeku membuat saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) mendapat perhatian khusus dari MSCI dalam evaluasi indeks Mei 2026. Sejak 5 Mei 2026, saham GOTO tercatat stagnan di level Rp50 dan tidak bergerak hingga penutupan perdagangan Selasa (26/5/2026).

Meski aktivitas transaksinya sangat rendah, MSCI tetap mempertahankan GOTO dalam MSCI Global Standard Indexes untuk kategori Mid Cap. Keputusan tersebut tercantum dalam pengumuman MSCI yang dirilis pada 26 Mei 2026 pukul 20.19 GMT. Perubahan indeks berlaku efektif mulai 1 Juni 2026.

MSCI menyebut potensi persoalan replikabilitas muncul akibat likuiditas saham GOTO yang sangat rendah. Dalam pernyataan resminya, MSCI menyatakan akan kembali meninjau likuiditas GOTO apabila tidak terdapat implementasi perubahan constraint factor.

Pembekuan likuiditas membuat MSCI menghentikan seluruh perhitungan terkait bobot indeks, jumlah saham beredar, hingga posisi GOTO di seluruh lini indeks MSCI untuk sementara waktu.

Riset kilat MNC Sekuritas Retail Research bertajuk Flash Notes GOTO Special Treatment, May 2026 Review yang dikutip Kamis (28/5/2026), menyebut saham GOTO tertahan di batas harga minimum Rp50 sejak 13 Mei 2026.

“Kondisi itu membuat investor institusi/asing kesulitan melakukan transaksi normal di pasar,” tulis MNC Sekuritas.

Risiko terbesar dinilai akan muncul pada evaluasi MSCI Agustus 2026. Dalam laporan risetnya, MNC Sekuritas menyebut GOTO berpotensi menghadapi penghapusan dari indeks MSCI apabila likuiditas saham tidak mengalami perbaikan.

Iklan