Menteri Keuangan Purbaya Yakin IHSG Tembus 10.000, Rekor Baru Pasar Saham Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini IHSG berpotensi menembus level 10.000 seiring sinkronisasi kebijakan dan penguatan ekonomi. Sepanjang 2025, IHSG mencatat puluhan rekor dan kapitalisasi pasar menembus Rp16.000 triliun.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan melemah di tengah volatilitas pasar
Emitenhub.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keyakinannya bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menembus level 10.000 pada 2026, bahkan berpotensi melampaui level tersebut pada akhir tahun. Optimisme tersebut mencerminkan pandangan pemerintah terhadap prospek pasar modal nasional di tengah perbaikan fundamental ekonomi.
Pernyataan tersebut menegaskan ekspektasi bahwa penguatan IHSG tidak hanya bersifat teknikal, tetapi ditopang oleh faktor struktural seperti stabilitas kebijakan fiskal, daya tahan konsumsi domestik, serta berlanjutnya minat investor terhadap aset berisiko. Target level 10.000 juga memberi sinyal kepercayaan terhadap kemampuan pasar saham Indonesia untuk tumbuh seiring ekspansi ekonomi dan pendalaman pasar keuangan.
Menurut Purbaya, salah satu indikator utama yang mendukung potensi IHSG menembus level 10.000 adalah semakin solidnya sinkronisasi kebijakan pemerintah dengan arah perekonomian nasional. Ia menilai koordinasi kebijakan yang lebih selaras menjadi fondasi penting bagi akselerasi pertumbuhan pasar modal.
Dengan kebijakan yang dinilai semakin terintegrasi dan aktivitas ekonomi yang terus menggeliat, Purbaya meyakini laju penguatan IHSG ke depan berpeluang berlangsung lebih cepat. Kondisi tersebut mencerminkan optimisme terhadap iklim investasi domestik yang didukung stabilitas makroekonomi dan konsistensi arah kebijakan.
Meski target IHSG di level 9.000 belum tercapai pada akhir 2025, Purbaya menilai capaian indeks saham nasional tetap sejalan dengan kondisi fundamental perekonomian. Ia menegaskan bahwa pergerakan IHSG masih berada dalam koridor yang wajar jika disesuaikan dengan dinamika kebijakan dan siklus ekonomi.
Menurutnya, apabila desain kebijakan berjalan sepenuhnya sesuai dengan perencanaan awal, IHSG seharusnya sudah berada di kisaran 9.000. Namun demikian, posisi indeks yang berada tidak jauh dari level tersebut dinilai masih mencerminkan kekuatan pasar secara keseluruhan.
Seiring dengan kembali dibukanya perdagangan pasar modal oleh Bursa Efek Indonesia (BEI
) pada Jumat, 2 Januari 2026, pernyataan tersebut turut menjadi perhatian pelaku pasar. Optimisme pemerintah terhadap prospek IHSG memberi sentimen tersendiri bagi investor dalam menantikan arah pergerakan indeks di awal periode perdagangan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja impresif dengan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau all-time high (ATH) sebanyak 24 kali sepanjang 2025. Capaian tersebut menegaskan kuatnya momentum pasar saham di tengah dinamika global dan domestik.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, mengungkapkan bahwa puncak penguatan IHSG tercapai di level 8.710,69. Level tersebut sekaligus mendorong kapitalisasi pasar menembus tonggak psikologis baru di atas Rp16.000 triliun, mencerminkan meningkatnya nilai aset dan partisipasi investor di pasar modal.
Frekuensi pencapaian rekor tertinggi tersebut menunjukkan bahwa penguatan IHSG tidak bersifat sesaat, melainkan ditopang oleh sentimen positif yang berkelanjutan. Kondisi ini turut memperkuat persepsi pasar terhadap daya tahan dan daya tarik pasar saham Indonesia di mata investor.
Menurut Iman, pencapaian 24 kali rekor tertinggi sepanjang masa pada 2025 melampaui catatan periode-periode sebelumnya. Jika ditinjau berdasarkan fase kebijakan fiskal, pergerakan IHSG pada era Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dinilai menunjukkan karakter penguatan yang lebih agresif dan konsisten.
Pada penutupan perdagangan 2025, Selasa 30 Desember, IHSG ditutup menguat tipis sebesar 2,68 poin atau 0,03 persen ke level 8.646,94. Posisi tersebut menegaskan bahwa indeks saham nasional tetap bertahan di area tinggi setelah rangkaian reli dan pencapaian rekor sepanjang tahun.


