OJK Tindak Lanjuti Pertemuan dengan MSCI, Dorong Transparansi Saham & Free Float
Otoritas Jasa Keuangan menyiapkan tindak lanjut konkret usai pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International untuk membenahi struktur pasar modal nasional. Fokus kebijakan mencakup perluasan keterbukaan kepemilikan saham, perincian data investor, serta rencana kenaikan free float secara bertahap.
OJK dan BEI membahas aturan free float saham 15 persen
Emitenhub.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan adanya tindak lanjut nyata setelah pertemuan dengan tim Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang melibatkan OJK, Self Regulatory Organization (SRO), dan Danantara, dengan fokus pada pembenahan struktur pasar modal agar sejalan dengan standar global.
Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan hasil pertemuan tersebut dalam keterangan pers yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (2/2/2026).
Hasan menyebutkan pembahasan dengan MSCI berlangsung konstruktif dan akan dilanjutkan pada level teknis. Dalam pertemuan tersebut, MSCI juga menyatakan kesediaan untuk memberikan panduan langsung terkait metodologi serta perhitungan yang digunakan dalam proses penilaian indeks.
Hasan menyatakan bahwa diskusi dalam pertemuan tersebut berjalan dengan sangat baik, mencerminkan komunikasi yang terbuka antara otoritas pasar modal dan penyedia indeks global.
Ia menjelaskan MSCI membuka ruang pendalaman teknis guna memperjelas metodologi penilaian, sehingga otoritas dan pelaku pasar dapat memahami detail proses evaluasi. OJK pun menyatakan komitmen untuk menyampaikan perkembangan secara berkala kepada publik.
“Kami akan melakukan regular update kepada publik terkait dengan progres,” ujar Hasan.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi faktor kunci dalam keseluruhan proses evaluasi yang sedang berjalan. OJK menilai transparansi diperlukan untuk menjaga kepercayaan pasar selama tahapan pembahasan berlangsung.
Hasan menambahkan bahwa OJK berharap upaya yang dilakukan dapat berujung pada hasil yang positif. “Kita berharap akan mendapatkan konfirmasi penerimaan,” katanya.
Pertemuan dengan MSCI tersebut digelar pada sore hari dan dihadiri perwakilan OJK, SRO, serta Danantara. Dari unsur SRO hadir Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik dan Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia Samsul Hidayat, sementara Danantara diwakili Chief Investment Officer Pandu Sjahrir.
Hasan menjelaskan OJK bersama Bursa Efek Indonesia dan Kustodian Sentral Efek Indonesia telah menyampaikan proposal solusi yang dirancang untuk menjawab seluruh isu utama yang menjadi perhatian MSCI.
Isu pertama berkaitan dengan keterbukaan kepemilikan saham. OJK menyatakan komitmen untuk memperluas pengungkapan pemegang saham yang sebelumnya berfokus pada porsi di bawah 5%, dengan rencana mencakup kepemilikan saham di atas 1%.
Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan transparansi pasar, sehingga investor global dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai struktur kepemilikan emiten di Indonesia.
Isu berikutnya menyangkut klasifikasi investor. Selama ini, KSEI mengelola data investor dalam sembilan tipe utama, yang ke depan akan diperluas dan dirinci menjadi 27 subtipe investor.
Hasan menjelaskan OJK bersama Bursa Efek Indonesia dan Kustodian Sentral Efek Indonesia telah menyampaikan proposal solusi yang dirancang untuk menjawab seluruh isu utama yang menjadi perhatian MSCI.
Isu pertama berkaitan dengan keterbukaan kepemilikan saham. OJK menyatakan komitmen untuk memperluas pengungkapan pemegang saham yang sebelumnya berfokus pada porsi di bawah 5%, dengan rencana mencakup kepemilikan saham di atas 1%.
Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan transparansi pasar, sehingga investor global dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai struktur kepemilikan emiten di Indonesia.
Isu berikutnya menyangkut klasifikasi investor. Selama ini, KSEI mengelola data investor dalam sembilan tipe utama, yang ke depan akan diperluas dan dirinci menjadi 27 subtipe investor.


