Geopolitik Memanas, Purbaya: Investor Global Masih Menunggu Arah Pasar
Kepala Ekonom Kementerian Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai ketegangan geopolitik global membuat investor lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Meski demikian, ia menegaskan kepercayaan investor terhadap Indonesia tetap bergantung pada konsistensi kebijakan ekonomi dan pengelolaan APBN.
Indonesia peringkat kedua dunia negara paling tahan gejolak energi versi JP Morgan 2026
Emitenhub.com - Ketegangan geopolitik global dinilai menciptakan dinamika baru di pasar keuangan internasional. Kepala Ekonom Kementerian Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut situasi tersebut membuat pelaku pasar menghadapi kondisi yang tidak biasa.
Perkembangan tersebut turut memengaruhi perilaku investor global yang menjadi lebih berhati-hati dalam menempatkan dana.
Dalam diskusi bersama media pada acara buka puasa bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jumat 6 Maret 2026, Purbaya menjelaskan gejolak global mendorong sebagian investor mengambil sikap menunggu sebelum menentukan keputusan investasi.
“Satu negara menyerang negara lain itu bukan situasi yang biasa di dunia internasional. Jadi kondisi ini terus dinilai oleh semua pihak, baik pemerintah maupun investor global,” ujar Purbaya.
Ia menambahkan situasi tersebut dapat memengaruhi minat investor dalam sejumlah instrumen pembiayaan pemerintah. Namun kondisi itu tidak serta-merta mencerminkan penurunan signifikan terhadap minat investor pada Indonesia.
Purbaya menekankan konsistensi kebijakan ekonomi menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan pasar. Pemerintah dinilai perlu memastikan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berjalan disiplin dan selaras dengan arah kebijakan ekonomi.
Menurutnya, kepercayaan investor akan tetap terjaga selama pemerintah mampu mempertahankan disiplin fiskal dan menjalankan kebijakan secara konsisten.
“Yang paling penting adalah konsistensi pemerintah. Kalau kebijakan ekonomi dan APBN dijalankan dengan baik, investor akan tetap percaya diri untuk menaruh dana di Indonesia,” jelasnya.
Ia menilai fluktuasi minat investor di tengah kondisi global saat ini merupakan hal yang wajar. Banyak pelaku pasar masih melakukan penilaian terhadap berbagai risiko yang muncul di tingkat global.
Purbaya juga menyampaikan optimisme terhadap stabilitas ekonomi domestik. Menurutnya, ekonomi Indonesia tetap memiliki ketahanan untuk menghadapi ketidakpastian global selama kebijakan ekonomi dijalankan secara konsisten dan terkoordinasi.


